Cermin Dunia Kedokteran
Vol. 47 No. 3 (2020): Dermatologi

Ensefalitis Dengue – Tinjauan Klinis

David Tanujaya Kurniawan (RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro, Indonesia)
Agus Setiawan (SMF Neurologi RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2020

Abstract

Ensefalitis dengue merupakan manifestasi neurologi akibat infeksi dengue; dapat terjadi sejak hari pertama terinfeksi. Sifat neurotropik beserta neuropatogenesis dengue melibatkan respons imun dengan berbagai spektrum gejala, mulai dari dapat sembuh sendiri tanpa sekuel hingga mengalami gejala klinis berat. Diagnosis ensefalitis dengue melalui tanda serebral akut disertai penemuan imunoglobulin M atau antigen dengue dalam jaringan, serum, atau likuor serebrospinalis. Penanganan optimal memberikan prognosis yang memuaskan. Dengue encephalitis is neurological manifestation caused by dengue infection and can occur in the first day of infection. Neurotropic feature and its neuropathogenesis invoke immune response with spectrum of symptoms, from self-limited without sequale to severe clinical symptoms. Diagnosis is by acute cerebral signs and detection of dengue imunoglobulin M or antigen in the tissue, serum, or cerebrospinal fluid. Optimal management result in good prognosis.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...