Cermin Dunia Kedokteran
Vol. 47 No. 5 (2020): Bedah

Retinitis Pigmentosa

Richardo Rusli (Falkutas Kedokteran UKRIDA, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2020

Abstract

Retinitis pigmentosa merupakan sekelompok penyakit degenerasi retina herediter yang ditandai oleh disfungsi progresif fotoreseptor disertai hilangnya sel secara progresif dan akhirnya menyebabkan atrofi beberapa lapisan retina. Beberapa kasus retinitis pigmentosa merupakan penyakit genetik yang diturunkan, dikarenakan kelainan pada informasi genetik. Pada funduskopi, dapat ditemukan perubahan pigmen retina seperti bone spicules. ERG menunjukkan dominasi penurunan amplitudo gelombang-b dalam kondisi skotopik. Farmakoterapi seperti vitamin A, docosahexaenoic acid (DHA), dan lutein/zeaxanthin bertujuan untuk mengurangi morbiditas dan mencegah komplikasi. Retinitis pigmentosa is a group of hereditary retinal degeneration characterized by progressive photoreceptor dysfunction and is accompanied by progressive cell loss and eventually causes atrophy in several layers of the retina. Almost all types of retinitis pigmentosa are inherited, caused by errors in genetic information. In funduscopy, changes in retinal pigment can be found in the form of bone spicules. ERG shows a decrease in the b-wave amplitude that dominates in scotopic conditions. Pharmacotherapy such as vitamin A, docosahexaenoic acid (DHA), and lutein/zeaxanthin, aims to reduce morbidity and prevent complications.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...