Cermin Dunia Kedokteran
Vol. 47 No. 7 (2020): Neurologi

Sindrom Wiskott-Aldrich (SWA) - Sebuah Rare Disease

Putu Satya Pratiwi (RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2020

Abstract

Sindrom Wiskott-Aldrich (SWA) merupakan kelainan imunodefisiensi primer langka terkait kromosom-X, ditandai dengan trias eksema, trombositopenia, infeksi berat, dan rekuren. Spektrum gangguan ini mulai dari gejala ringan trombositopenia terisolasi hingga presentasi klinis full-blown dengan perdarahan, imunodefisiensi, atopi, autoimunitas, dan keganasan yang mengancam nyawa. Kemajuan transplantasi sel punca hematopoeitik dan terapi gen saat ini memberi harapan untuk mengganti sistem limfohematopoeitik yang mengalami defek. Wiskott-Aldrich syndrome (WAS) is a rare primary X-linked immunodeficiency disorder characterized by eczema, thrombocytopenia, severe, and recurrent infections. The spectrum of these disorders includes mild symptoms with isolated thrombocytopenia to full-blown life-threatening presentation with bleeding, immunodeficiency, atopy, autoimmunity, and malignancies. Hematopoeitic stem cell transplantation and gene therapy now offers hope to replace the defective lymphohematopoeitic system.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...