Cermin Dunia Kedokteran
Vol. 47 No. 7 (2020): Neurologi

Diquafosol Tetrasodium: Tatalaksana Terkini untuk Dry Eye Disease (DED)?

Ferdy Iskandar (Rumah Sakit Pondok Indah – Puri Indah, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2020

Abstract

Keratokonjungtivitis sicca (dry eye disease/DED) adalah penyakit multifaktorial permukaan okuler yang ditandai dengan hilangnya homeostasis lapisan air mata disertai gejala okuler. Diagnosis dan tatalaksana DED terbatas serta tidak memuaskan. Diquafosol tetrasodium “diquafosol” merupakan agonis reseptor P2Y2 yang dapat digunakan untuk mengobati DED dengan cara merehidrasi permukaan okuler. Keratoconjunctivitis sicca (dry eye disease/DED) is a multifactorial disease of the ocular surface characterized by loss of tear film homeostasis accompanied by ocular symptoms. Diagnosis and treatment of DED is limited, and the result is not promising. Diquafosol tetrasodium “diquafosol” is a P2Y2 receptor agonist that can be used for DED treatment by rehydrating the ocular surface.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...