Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perkembangan perilaku remaja disabilitas tuna rungu dan upaya yang dilakukan oleh guru sebagai role model dalam meningkatkan perkembangan perilaku remaja disabilitas tuna rungu di SDLB Bukesra Kota Banda Aceh. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Teori Perkembangan Perilaku G. Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa Perkembangan Perilaku Remaja Disabilitas Tuna Rungu di SDLB Bukesra Kota Banda Aceh belum sepenuhnya berkembang. Hal ini dipengaruhi oleh keterlambatan intelektual mereka yang dipengaruhi oleh keterbatasan sehingga menghambat tahap perkembangan mereka, walaupun usia Remaja Tuna Rungu sudah di Tahap Generalizing Stage tetapi perilaku mereka masih di tahap game stage. Upaya yang dilakukan oleh guru sebagai role model (tokoh yang biasanya dijadikan panutan atau contoh) dalam meningkatkan perkembangan perilaku remaja disabilitas tunarungu di SDLB Bukesra Kota Banda Aceh seperti mengajarkan remaja tuna rungu norma-norma pancasila, mengajarkan sikap menghargai sesama, memberikan pengetahuan-pengetahuan tentang peraturan-peraturan sekolah, mencontohkan kepada remaja tuna rungu bahwa mereka harus berteman dengan semua, membiasakan untuk membagikan bekal makanan kepada sesama, mengadakan pengajian, mengadakan ekstrakurikuler serta melakukan gotong-royong. Kata Kunci: Perkembangan Perilaku, Disabilitas, Tuna Rungu
Copyrights © 2023