Anemia Defisiensi Zat Besi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang banyak terjadi dan tersebar di seluruh dunia, baik di negara berkembang dan negara miskin. Tingkat pengetahuan wanita usia produktif yang rendah akan mempengaruhi akibat jangka panjang anemia defisiensi zat besi mengingat mereka adalah calon ibu yang akan melahirkan generasi penerus. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan wanita usia produktif tentang anemia defisiensi zat besi di puskesmas blang bintang. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional . Sample diambil secara berurutan sebanyak 69 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan progam komputer spss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari wanita usia produktif di puskesmas blang bintang memiliki tingkat pengetahuan yang cukup sebanyak 52,2%, tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 43,5%, dan hanya 4,3% dengan tingkat pengetahuan yang buruk. Puskesmas sebaiknya menyediakan penyuluhan agar mencegah terjadinya anemia defisiensi zat besi pada wanita usia produktif. Selain itu, penelitian ini bisa menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya.Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Wanita Usia Produktif, Anemia, Zat Besi ABSTRACTIron deficiency anemia is a public health problem that occurs and is widespread throughout the world, both in developing and poor countries. The low level of knowledge of women of productive age will affect the long-term consequences of iron deficiency anemia considering that they are prospective mothers who will give birth to the next generation. Therefore, the purpose of this study was to describe the level of knowledge of women of reproductive age about iron deficiency anemia at blang bintang health center. This research is descriptive with cross-sectional approach. Samples were taken sequentially as many as 69 people. Data collection was done by using a questionnaire. The data were then analyzed using the spss computer program. The results showed that most of the women of productive age at the blang bintang health center had a sufficient level of knowledge as much as 52.2%, a good level of knowledge as much as 43.5%, and only 4.3% with a poor level of knowledge. Health center should provide counseling to prevent iron deficiency anemia in women of reproductive age. In addition, this research can be a reference for further research.Keywords : level of knowledge, women age productive, anemia, iron
Copyrights © 2023