Kementerian Kesehatan sejak tahun 1995 senantiasa berupaya terus menerus mewujudkan masyarakat Indonesia memiliki perilaku hidup bersih dan Sehat (PHBS) untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang berkualitas. Namun, pencapaian program PHBS belum mendapatkan hasil yang optimal sesuai dengan apa yang diharapkan. PHBS juga sangat berkaitan dan mendukung dengan kebijakan SDGs, PHBS juga sangat berhungan erat dengan tujuan dan pencapaian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) hingga PHBS menjadi inti utama dalam Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat di desa Pulau Payung. Jenis penelitian adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu rumah tangga di Pulau Payung yang berjumlah 918 KK dengan sampel sebanyak 90 orang. Metode pangambilan sampel dengan sistematik random sampling. Vriabel penelitian adalah pengetahuan, pendidikan dan umur.Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini adalah analis univariat dan bivariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpengetahuan kurang tentang PHBS yaitu 57,9 %. Sebagian besar responden berpendidikan rendah yaitu 63,7%. Sebagian besar responden berumur >39 Tahun yaitu 53, 7% dan sebagian besar responden memiliki Rumah Tangga tidak PHBS Yaitu 65%. Berdasarkan uji statistic didapatkan kesimpulan adanya hubungan antara pengetahuan dengan PHBS didalam tatanan rumah tangga yaitu 0,000, adanya hubungan pendiidkan dengan PHBS dalam tatanan rumah tangga yaitu 0,002 dan adanya hubungan antara umur dengan PHBS didalam tatanan Rumah tangga yaitu 0,002.
Copyrights © 2023