Pada saat ini sumur-sumur Gas Metana Batubara (Coal bed Methane, CBM) di Indonesia mulai dikembangkan dan direncanakan akan dapat mendampingi produksi minyak dan gas nasional di masa yang akan datang. Keunikan karakteristik reservoir batubara dan karakteristiknya mendorong adanya perubahan metode-metode praktis pengeboran, komplesi sumur (well completion) dan stimulasinya karena tingginya tingkat kerumitan yang ditemui baik secara geologi maupun karakteristik reservoir. Optimisasi dari metode-metode praktis tersebut akan dapat mengoptimalkan cadangan gas terambil dan nilai keekonomian proyek CBM.
Copyrights © 2012