Penelitian menekankan pada Metode Perhitungan Harga Pokok. Metode analisa yang digunakan adalah analisa deskriptif, dengan menggunakan tahap-tahap pelaksanaan Perhitungan harga pokok produksi dalam penentuan harga pokok penjualan kemudian membandingkan hasil penelitian dengan teori yang ada. Dalam penelitian ini metode analisa yang digunakan adalah metode variabel costing untuk menentukan harga pokok. Hasil perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode variabel costing, jelas terlihat adanya perbedaan jumlah harga pokok produksi menurut perusahaan. Perusahaan di dalam menghitung harga pokok produknya tidak mengalokasikan semua unsur biaya yang dikeluarkan dengan tepat sehingga harga pokok yang diperoleh tidak mencerminkan yang sebenarnya. Adapun harga pokok produksi untuk tahun 2012 yaitu sebesar Rp.858.500.316,- sedangkan dengan menggunakan metode variable costing yang mengalokasikan semua unsur biaya yang sebenarnya maka harga pokok produksi sebesar Rp. 847.900.316,-. Kesimpulan penelitian dengan menggunakan metode variabel costing perusahaan dapat dengan tepat menghitung harga pokok pada produk tersebut, untuk menghitung Harga Pokok Produksi Seharusnya perusahaan mengalokasikan semua unsur biaya dengan tepat pada produk tersebut. Disarankan perusahaan menggunakan metode variabel costing dalam menentukan harga pokok karena dengan menggunakan metode ini perusahaan dapat mudah menghitung harga pokok yang sesungguhnya terjadi pada suatu produk.
Copyrights © 2022