Budaya perusahaan dalam pilihan strategi bisnis kontemporer didominasi oleh 2 (dua) budaya besar, yaitu budaya barat dan budaya jepang. Berdasarkan studi pustaka dengan metode deskriptif, disimpulkan bahwa bentuk strategi non-interupsi dengan menerapkan metode continuous improvement, kanban, kaizen, dan persediaan just-in-time telah menjadi metode yang diterima secara luas untuk mengurangi biaya operasi dan meningkatkan efisiensinya. Strategi non-interupsi tersebut selalu melembagakan dialog dan menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan maupun suppliernya, sementara strategi lain yang mempergunakan budaya perusahaan di Eropa dan Amerika cenderung menerapkan nilai-nilai individualistis.
Copyrights © 2022