Meningkatnya kasus harian Covid-19 yang disebabkan oleh mutasi virus Corona varian delta menyebabkan meningkatnya permintaan penderita terhadap akses ke oksigen. Mutasi virus corona varian delta menyebabkan penderita mengalami happy hypoxia yaitu suatu kondisi dimana menyebabkan tingkat saturasi oksigen penderita menurun dan menyebabkan kebutuhan penderita terhadap oksigen meningkat. Kebutuhan oksigen dapat dipenuhi dengan alat bantu pernapasan salah satunya adalah tabung oksigen 1m3. Untuk mendapatkan tabung oksigen 1m3 masyarakat dapat membeli ketoko secara langsung atau melalui pesan antar melaui jasa ekspedisi. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah perencanaan pemilihan bahan kemasan sekunder tabung oksigen 1m3 pada pengiriman di PT. Indah Logistik Cargo cabang Cikarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Importance Performance Analisys (IPA) dan metode Elimination Et Choix Traduisant La Realite (Electre). Metode Importance Performance Analisys digunakan untuk menentukan kriteria kemasan. Sedangkan metode Elimination Et Choix Traduisant La Realite digunakan dalam pemilihan bahan kemasan sesuai kriteria kemasan pada metode IPA. Berdasarkan hasil analisis data pada metode Importance Performance Analysis dapat dilihat penentuan kriteria kemasan tabung oksigen 1m3 yang menggunakan aplikasi SPSS menunjukan kuadran. Kuadran yang digunakan adalah kuadran Keep Up The Good Work yang didalamnya terdapat kriteria; Tahan Banting, Keamanan dalam Pengiriman, Dapat Ditumpuk, memiliki Informasi Penanganan dan ukuran yang pas. Sedangkan penentuan bahan kemasan ditentukan berdasakan metode Elimination Et Choix Traduisant La Realite dengan menghasilkan rangking pada setiap bahan kemansan. Bahan kemasan yang terpillih merupakan bahan kemasan yang memiliki agregat tertinggi, bahan kemasan yang memiliki rangking tertinggi adalah bahan kemasan kayu dengan memiliki 4 agregat.
Copyrights © 2023