Jurnal Kreativitas PKM
Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023

Program Peningkatan Pengetahuan untuk Lansia dengan Sindroma Metabolik di Cimahi

Hanna Goenawan (Divisi Fisiologi, Departemen Ilmu Kedokteran Dasar, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran)
Ronny Lesmana (Divisi Fisiologi, Departemen Ilmu Kedokteran Dasar, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran)
Vita Murniati Tarawan (Divisi Fisiologi, Departemen Ilmu Kedokteran Dasar, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran)
Aziiz Mardanarian Rosdianto (Divisi Fisiologi, Departemen Ilmu Kedokteran Dasar, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2023

Abstract

ABSTRAK Sindroma metabolik (SM) merupakan masalah kesehatan yang meningkat di seluruh dunia. Di Indonesia, angka penderita sindroma metabolik mencapai 21,8%. Penderita SM meningkat pada lansia karena telah terjadi berbagai kelainan metabolisme. Sehingga diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai komplikasi SM. Masyarakat juga diharapkan untuk mengendalikan faktor resiko SM seperti pengaturan pola aktivitas fisik. Aktifitas fisik seperti olahraga telah terbukti dapat menurunkan resistensi insulin dan memperbaiki profil lipid. Penyuluhan mengenai komplikasi SM dan pengendaliannya dengan cara meningkatkan aktivitas fisik diharapkan dapat memberikan edukasi pada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan berupa wawancara mengenai pengetahuan masyarakat mengenai SM dan olahraga yang tepat dalam penanganan sindroma metabolik. Survey pada masyarakat menunjukkan sebagian besar masyarakat (72%) telah mengetahui sindroma metabolik, namun tidak mengetahui penyakit yang dapat disebabkan oleh SM (63%). Disamping itu, hanya 55% responden yang megetahui pengaruh olahraga dalam perbaikan SM. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan dan tanya jawab mengenai SM.  Melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, diharapkan terjadi perubahan gaya hidup di masyarakat sehingga SM dapat diatasi. Kata Kunci: Lansia, Olahraga, Penyuluhan, Sindroma Metabolik  ABSTRACT Metabolic syndrome (MS) prevalence is increasing worldwide. In Indonesia, MS prevalence was 21.8% in 2018. MS is a risk factor for cardiovascular disease and diabetes. MS risk factor is increased in the elderly. An increase in physical activity has been proven to reduce the MS risk factor. Thus, behavioral changes are the key factor to manage MS. In this community service, we gave education to the elderly population in the Cimahi area, Bandung, West Java about MS was done prior to the education. We found that most of the community members already know about MS. However, only 55% of respondents understand a complication of MS. To educate the local people about the MS prevention program, we gave seminars and counseling. Changes in behavior including diet programs and exercise are the key factor to prevent MS.  Keywords: Elderly, Education, Metabolic Syndrome, Physical Exercise

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...