Anak disleksia merupakan bagian dari anak berkesulitan belajar. Kesulitan belajar membaca sering disebut disleksia. Anak yang memiliki keterlambatan kemampuan membaca, mengalami kesulitan dalam mengartikan atau mengenali struktur kata-kata. Hasil observasi awal di SDN Sukasari ditemukan seorang siswa bernama Beni Wahyu Setiadi yang saat ini duduk di kelas 4 yang mengalami kesulitan dalam membaca. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan studi kasus dengan metode penelitian deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) observasi partisipasi dan pencatatan lapangan, dan (2) perekaman. Hasil penelitian menunjukkan, Beni mengalami kesulitan dalam memahami huruf sehingga masih kesulitan dalam membaca (disleksia). Kesulitan membaca Beni yaitu: 1) Sulit mengeja dengan benar, 2) Sulit mengeja kata atau suku kata yang bentuknya serupa, misal: b-d, u-n, atau m-n, 3) Ketika membaca anak sering salah melanjutkan ke paragraf berikutnya atau tidak berurutan, 4) Kesulitan mengurutkan huruf-huruf dalam kata, dan 5) Kesalahan mengeja yang dilakukan terus-menerus. Upaya untuk menangani anak disleksia bisa dengan pendekatan/ metode multisensori, yaitu: 1) usahakan agar benar-benar aktif dalam mendampinginya dari waktu ke waktu, 2) memberikan dorongan sedemikian rupa untuk mengembalikan kepercayaan dirinya, serta 3) Buatlah semenarik mungkin ketika mengajarinya membaca.
Copyrights © 2023