Keamanan sistem operasi server di jaringan sebagai bagian dari keamanan sistem informasi sangat penting untuk menjaga keutuhan data serta menjamin ketersediaan layanan bagi client. Keamanan data sangat penting, terutama diarea DeMilitarization ZoneĀ (DMZ) komputer. Namun kadang perlindungan data atau keamanan data, sering dianggap kurang begitu penting dan kurang diperhatikan. Ini menjadi penting diterapkan ketika data telah diserang ataupun dicuri. Seharusnya mengantisipasi sebelum kejadian atau preventif. Sebagai tindakan preventif disini menggunakan metode hardening, menerapkan firewall ufw dan pengaturan hak akses user dan file dengan chown dan chmod. Komputer server di Unusia terkoneksi dengan jaringan sehingga terdapat ancaman serangan keamanan yang lebih besar dari komputer yang tidak terhubung ke jaringan, dengan keamanan server jaringan maka resiko ancaman kejahatan dapat diminimalisir, sehingga diperlukan perancangan sistem operasi server yang aman.Firewall Ufw adalah aplikasi atau alat untuk memfilter paket-paket yang lewat, baik yang akan masuk atau meninggalkan jaringan internal ke publik atau sebaliknya. Akses LAN ke Server DMZ dan ke Internet seharusnya hanya diperbolehkan melalui firewall, sehingga dengan firewall dapat mengontrol sistem keamanan di jaringan komputer lokal terutama di pusat data server. Metodologi yang digunakan untuk menyusun penelitian adalah menggunakan metode eksperimental dan studi pustaka. langkah awal dalam penelitian ini adalah analisis kebutuhan yang berguna untuk menentukan kebutuhan dalam penelitian. Setelah langkah analisis kebutuhan, desain sistem hardening server yaitu dengan cara menerapkan rule di firewall ufw dan memberikan hak akses user pada masing-masing file dengan chmod dan chown. Sehingga dengan menerapkan hardening, firewall ufw, chmod, dan chown diatas ini dapat memberikan keamanan dan manajemen data yang baik.Kata Kunci: Sistem Operasi Server, Hardening, dan Firewall
Copyrights © 2022