Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI
2022: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI

WINE-Work Area Inteligent Salah Satu Program Dalam Peningkatan Pengelolaan Keselamatan

Supandi Supandi (Health Safety & Environment (HSE) Division PT. Borneo Indobara – Kalimantan Selatan)
Endra Kustiawan (Section Head HSE Pit Operation PT. Borneo Indobara – Kalimantan Selatan)
Selvi Yolanda (Team Leader HSE Pit Operation PT. Borneo Indobara – Kalimantan Selatan)



Article Info

Publish Date
21 Feb 2023

Abstract

Pengelolaan keselamatan pertambangan harus diusahakan secara menyeluruh sehingga pencapaian kinerja keselamatan pertambangan bukan karena kebetulan namun berkat usaha-usaha yang sistematis. Memastikan area kerja menjadi salah satu langkah pengelolaan keselamatan pertambangan yang haus dilakukan sehingga operasional bisa produktif dan aman. Semua area kerja harus mendapatkan kesempatan untuk mendapakan pengawasan berupa inspeksi dan obervasi secara berkala sehingga ketika dijumpai ketidaksesuaian langsung dapat ditindaklanjuti segera. Untuk memastikan area pernah mendapatkan pengawasan maka diluncurkannya program WINE – Work Area Intelegent. Program ini merupakan program yang sistematis yang melibatkan semua sumberdaya untuk terlibat dalam dalam memastikan area kerja dari ketidaksesuaian. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program WINE – Work Area Intelegent terhadap kinerja keselamatan Pertambangan. Indikator keselamatan pertambangan diukur terhadap terhadap nilai Total Incident Frequency Rate (TIFR). Variable dalam penelitian ini berupa cakupan area yang masuk dalam program WINE – Work Area Intelegent dibandingkan dengan total nilai Total Incident Frequency Rate (TIFR). Variable WINE – Work Area Intelegent berupa jumlah Hazard Report, Observasi dan Inspeksi yang dilakukan pada area tersebut. Variable Nilai TIFR berhubungan dibandingkan dengan jumlah jam kerja tenaga yang terlibat dalam kegiatan pertambangan. Rata-rata pelaporan hazard report, observasi dan inspeksi dilakukan hanya sekitar 40% setiap bulannya. Peningkatan jumlah hazard report, observasi dan inspeksi menjadi sekitar 90% ketika program WINE – Work Area Intelegent diimplementasikan. Jumlah hazard report, observasi dan inspeksi mengalami peningkatan dari ~90 kegiatan perbulan meningkat menjadi ~184 laporan perbulan atau meningkat hamoir 200%. Dari cakupan area yang diawasi dan jumlah laporan yang sampaikan terbukti meningkat hampir2x lipat sehingga program ini telah mampu meningkatkan partisipasi banyak pihak. Diharapkan dengan peningkatan cakupan area dan jumlah laporan akan berdampak pada peningkatan kinerja keselamatan. Evaluasi program dilakukan dengan membuat korelasi antara peningkatan laporan hazard report dan nilai TIFR setiap bulannya. TIFR mengalami penurunan dari 1.77 menjadi 1.34 setelah program WINE – Work Area Intelegent. Memang tidak bisa di tarik garis linier untuk hubungan antara program WINE – Work Area Intelegent dengan penurunan TIFR karena pengelolaan keselamatan pertambangan tidak tergantung pada salah satu program kerja saja. Namun program WINE – Work Area Intelegent ini telah membantu dalam mengarahkan pengelolaan keselamatan yang lebih terarah. Model WINE – Work Area Intelegent dapat diterapkan pada semua kegiatan pertambangan di Indonesia.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

prosiding

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering

Description

PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI di terbitkan oleh PERHAPI dan terbit tahunan dan mempunya ISSN 2686-2603 (Online) & ISSN 2685-8908 (Cetak). ...