Tujuan dari kajian ini untuk mengetahui pandangan Ensiklik Redemptoris Missio oleh Paus Yohanes Paulus II, bahwa karya misi merupakan tugas fundamental Gereja. Selain itu agar para pembaca menyadari, mengetahui dan memahami tugas perutusan Gereja di tengah-tengah dunia dalam membangun dialog inklusif dengan agama lain. Supaya tugas itu berlansung baik dan relevan sesuai situasi jaman, Gereja membaharui misinya seturut paham teologis dan tuntutan zaman. Konsili Vatikan II menekankan hakikat misioner Gereja dengan berlandaskan pada perutusan Tritunggal. Kegiatan misioner melekat kuat pada hakikat hidup kristiani. Artikel ini mengupas amanat dialog, prinsip-prinsip dan bentuk-bentuk dialog, hambatan ke arah dialo,g dan dialog dalam karya misi Gereja. Dialog antaragama merupakan bagian dari karya misi penginjilan Gereja. Jika dipahami sebagai metode dan sarana untuk saling memperkaya dan saling mengenal, maka dialog tidak bertentangan dengan tugas perutusan kepada para bangsa. Melalui dialog hidup, saudara-saudari dari berbagai agama mampu bersaksi di hadapan satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari dengan maksud untuk membangun suatu masyarakat yang lebih harmonis, lebih adil dan lebih bersaudara.
Copyrights © 2023