Saat ini, perkembangan fenomena Korean Wave mengalami peningkatan yang cukup pesat. Hadirnya fenomena ini ditengah masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, menimbulkan dampak yang mengkhawatirkan sebagian ulama dan pendakwah. Salah satu aktivis dakwah yang ingin membangun gerakan kpopers hijrah ialah istikonah, beliau membuat sebuah akun khusus yang diberi nama @kpopers.hijrah. Melihat keunikan konten yang ditujukan khusus kepada orang- orang yang menyukai hiburan asal Korea Selatan ini, maka peneliti ingin melihat seperti apa penyusunan pesan yang dibuat oleh komunikator dalam membuat isi konten yang ada pada akun @kpopers.hijrah dengan tujuan dapat memberikan referensi bagi pendakwah pemula. Teori yang digunakan pada penelitian ini ialah teori logika desain pesan yang dicetuskan oleh Barbara O'Keefe. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 3 desain dalam penyusunan pesan pada konten @kpopers.hijrah yaitu, logika ekspresif, logika konvensional, dan logika retorika. Logika ekspresif ditandai dengan adanya ungkapan perasaan oleh komunikator. Logika konvensional yang ditandai dengan adanya kutipan hadits, penggalan ayat Al-Qur'an serta penggunaan bahasa yang formal. Sedangkan untuk logika retorika, isi pesan pada konten @kpopers.hijrah ditandai dengan adanya kalimat ajakan, kalimat negoisasi, serta kalimat pertanyaan yang mengharapkan adanya efek dari target audience.
Copyrights © 2022