PT. XYZ ialah perusahaan pembuatan tabung laminasi dan plastic kemasan. Risiko yang terjadi di area kerja produksi PT. XYZ membuat perusahaan hanya memiliki 85% implementasi K3. Contohnya tangan masuk ke mesin karena operator mengambil tabung yang tersangkut saat mesin masih berjalan, juga tutup pasta gigi/ head yang berserakan di tanah yang menyebabkan pekerja terjatuh dan terluka. Metode Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA) dan Job Safety Analisis (JSA) digunakan di penelitian ini untuk dapat menganalisa risiko bahaya dan potensi kecelakaan kerja yang ada. Hasil pengolahan data dan identifikasi umum dari HIRA dan JSA terdapat 20 jenis kecelakaan kerja di area produksi mesin AMS dan Nilpeter. 4 (empat) macam klasifikasi bahaya yang jadi sumber munculnya risiko pada stasiun kerja, yaitu peralatan atau mesin yang digunakan, material, sikap kerja para karyawan, dan lingkungan tempat kerja. Keempatnya memiliki efek berbeda di setiap tingkat risiko berdasarkan risiko yang dihadapi, oleh karenanya dapat menyebabkan kecelakaan kerja jika perusahaan tidak melakukan perbaikan. Hasil penelitian dan pengolahan data yang telah dilakukan sebaiknya pihak perusahaan mengambil langkah pencegahan terjadinya kecelakaan kerja, seperti membuat SOP agar karyawan bisa bekerja dengan nyaman dan aman, memberikan APD untuk pekerja, asuransi kesehatan dan perawatan serta suku cadang untuk mesin produksi.
Copyrights © 2023