Tata letak pabrik adalah suatu landasan utama dalam dunia industri. Permasalahan tata letak pabrik maupun tata letak fasilitas dan peralatan produksi merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam peningkatan produktivitas perusahaan. Perancangan tata letak fasilitas mesin di dalam workshop PT. NIM masih belum optimal dan terdapat beberapa permasalahan. Selama ini PT. NIM belum pernah menerapkan teknik tata letak fasilitas produksi, baik itu tata letak mesin, bahan baku ataupun barang jadi. Tata letak yang diaplikasikan saat ini dilakukan berdasarkan intuisi semata. Hal ini dapat dilihat dari tidak adanya data material handling baik dari data jarak antar mesin, data pergerakan material maupun nilai ekonomis. Metode CRAFT (Computerizes Relative Allocation Facilities Technique) pada penelitian ini digunakan untuk memperbaiki tata letak fasilitas, hal ini dikarenakan metode CRAFT merupakan program tipe teknik heuristic dengan didasarkan pada interpretasi “Quadratic Assignment” dari proses tata letak fasilitas (layout), dan mempunyai kriteria berdasarkan tujuan guna meminimalisasi biaya perpindahan material. Hasil penelitian menunjukkan layout usulan dengan metode CRAFT memiliki nilai OMH sebesar Rp. 12.191.687 dengan selisih sebesar Rp. 203.174/bulan dari layout awal dan efisiensi jarak sebesar 22 m.
Copyrights © 2023