Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola sosialisasi diterapkan, bagaimana santri menyikapi pola sosialisasi yang ada di lingkungan pondok, dan bagaimana dampak yang ditimbulkan dengan penerapan pola sosialisasi dalam proses pembinaan santri, khususnya di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ibnu Abbas Klaten. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Pendidikan yang diketahui secara khalayak umum mencakup tiga kategori yaitu: pendidikan informal, pendidikan formal, dan juga pendidikan nonformal. Pondok Pesantren sebagai salah satu tempat pendidikan, dimana anak harus tinggal di lingkungan pondok. Selama masa pendidikannya, pondok memberikan semua kategori pendidikan. Mulai dari pendidikan informal, pendidikan formal dan juga pendidikan non formal. Dimana ketiga kategori pendidikan tersebut menjadi pola bagi sosialisasi anak dalam rangka mengenyam pendidikan untuk menyongsong masa depannya.
Copyrights © 2022