Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besar paparan radiasi yang terjadi pada ruang CT-Scan dan Radiografi Umum. Alat yang digunakan dalam pengukuran adalah surveymeter dan phantom air. Penelitian tersebut memiliki 3 jenis pengukuran CT-Scan pada bagian kepala, paru-paru dan perut, dengan 4 parameter yang berbeda, yaitu parameter tegangan, slice thickness, arus dan parameter waktu. Parameter tegangan dan parameter slice thickness menggunakan nilai tegangan dan slice thickness yang sama, sebesar 120 kV dan 5 mm untuk ketiga jenis bagian badan tersebut. Sedangkan, parameter arus dan waktu yang digunakan berbeda-beda, yaitu 110 mA dengan waktu 33 s untuk bagian kepala, 105 mA dengan waktu 8,54 s untuk paru-paru dan 260 mA dengan 8 s untuk perut. Pengukuran dilakukan pada empat titik dalam ruangan Radiografi Umum, seperti; ruang operator, ruang ganti, pintu masuk pasien dan tangga Gedung B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengukuran dengan nilai paparan tertinggi, dicapai pada pengukuran CT-Scan yang terdapat pada ruang ganti, yaitu sebesar 20 μSv/jam untuk bagian kepala, 28,85 μSv/jam pada bagian paru-paru dan sebesar 33,09 μSv/jam pada bagian perut. Sedangkan nilai paparan radiasi tertinggi untuk pengukuran Radiografi Umum terjadi pada ruang operator, yaitu sebesar 72 μSv/jam.
Copyrights © 2022