Telah dilakukan penelitian tentang analisis cangkang kerang darah (Anadara granosa) sebagai sumber CaCO3 pada pembuatan ubin keramik dinding dengan memvariasikan persentase komposisi cangkang kerang darah, sebesar; 5,50%, 9,50%, 13,50%, 17,50%, dan 21,50%. Pada penelitian ini, ubin keramik dinding terbuat oleh ball clay berukuran mesh 100 yang berperan seperti flux, pasir silika berukuran mesh 100 sebagai filler (bahan pengisi), dan bahan aditif berupa cangkang kerang darah memiliki ukuran mesh 200 yang berfungsi sebagai zat pembentuk pori yang dapat meningkatkan nilai porositas selama proses pembakaran dan membantu perkembangan difusi pada permukaan saat proses sintering. Ubin keramik dinding berdimensi (20 × 10 × 0,75) cm sebagai sampel A dan berdimensi (4 × 4 × 0,75) cm sebagai sampel B dengan target memiliki modulus of rupture (MOR) 15 MPa. Pengempaan dilakukan selama 10 menit dengan tekanan 50 MPa dan disintering dengan suhu 1100 , lama penahanan (holding time) 5 menit dan durasi pendinginan (cold to cold) 45 menit di dalam tanur. Sampel uji dilakukan pengujian sifat fisis dan mekanis. Nilai hasil pengujian yang sudah memenuhi International Organization for Standarzation (ISO) tahun 2010 adalah nilai penyerapan air dan nilai porositas untuk seluruh variasinya.
Copyrights © 2022