Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui saluran tataniaga yang ada di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. 2) Mengetahui besarnya bagian pendapatan yang diterima petani kelapa. 3) Mengetahui tingkat efesien pemasaran kelapa di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunaka metode survei dimana penelitian dilakukan dengan cara mengambil sampel dari 2 populasi yaitu petani yang memiliki status kepemilikan lahan perkebunan kelapa sendiri dan lembaga pemasaran yang berkaitan dengan penjualan kelapa di Kecamatan Sungai Kakap. Berdasarkan kriteria ini ada 35 petani dan 5 pedagang kelapa dari 3 desa di Kecamatan Sungai Kakap. Metode pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan teknik Snowball Sampling sehingga sampel yang diperoleh adalah 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 saluran di Kecamatan Sungai Kakap yaitu saluran I (Petani - Pedagang Pengumpul Desa - Pedagang Pengumpul Kecamatan - Konsumen) dan saluran II (Petani - Pedagang Pengumpul Desa - Pedagang pengumpul Kecamatan - Pedagang Besar - Konsumen).Margin Pemasaran pada saluran I sebesar Rp. 800 per butir dan Saluran II Rp. 2.300 per butir. Bagian Farmer’s Share pada Saluran I sebesar 71,43% dan saluran II 51,11% dengan rasio keuntungan dan biaya pada saluran I sebesar 0,46 (46%) dan saluran II 0,64 (64%). Saluran I merupakan saluran yang paling efesien di Kecamatan Sungai Kakap dengan margin terkecil Rp.800 per butir atau 28,57% dan Farmer’s Share yang tertinggi 71,43%. Kata Kunci : Tataniaga, Saluran Tataniaga, Margin , Farmer’s Share, Efesien
Copyrights © 2021