ABSTRAK Diera politik pasca kebenaran politik identitas senantiasa menjadi fokus utama dalam konteks PILKADA langsung akhir-akhir ini, dimana dalam praktiknya melibatkan peran aktor informal dan petugas partai. Bergulirnya wacana politik identitas melahirkan semangat etnisitas makin menguat menjelang Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara tahun 2024. Pertama, politik identitas etnis memberi ruang bangkitnya semangat para aktor untuk menguatkan posisi elit lokal di Sulawesi Tenggara. Kedua, menguatnya peran elit local menjadi tantangan tersendiri bagi petugas partai yang ada di aderah. Ketiga, politik identitas berbasis etnisitas yang menguat di Sulawesi Tenggara, yang dilandasi semangat keakuan sesungguhnya mendorng etnis menjadi kekuatan politik yang kaku dengan lahirnya budaya politik yang eksklusif selanjutnya melahirkan iklim berdemokrasi yang kurang baik di Provinsi Sulawesi tenggara.
Copyrights © 2022