Usaha budidaya jamur merang yang ada di Indramayu memerlukan proses pembuatan kompos dari limbah jerami yang akan digunakan sebagai media tanam jamurnya. Jumlah jerami yang dibutuhkan untuk sekali siklus budidaya tersebut cukup banyak yaitu sekitar 1000 kg atau 1 ton. Jerami sebanyak itu harus di rendam dalam air dan di injak – injak untuk memberikan penekanan agar air dapat meresap ke dalam jerami dengan sempurna. Proses penekanan secara manual tersebut kurang efektif karena memerlukan waktu yang lama sekitar 8 jam dan hasilnya pun kurang merata. Untuk itu perlu adanya mesin press Jerami pada budidaya jamur merang tersebut agar pembuatan media limbah jeraminya dapat berlangsung cepat dan efisien. Mesin press limbah Jerami tersebut jika diterapkan pada proses budidaya jamur merang, akan meningkatkan produktifitas yang dihasilkan serta mengurangi waktu proses pembuatannya menjadi lebih cepat. Penelitian dilakukan dengan cara menerapkan mesin press Jerami tersebut pada salah satu petani jamur merang yang ada di Indramayu, kemudian membandingkan hasil kualitas media tanamnya dengan sistem konvensional serta membandingkan biaya produksi yang dihasilkan. Dari pengujian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa media tanam yang dihasilkan oleh mesin memang memiliki kualitas yang sama dengan media tanam yang dihasilkan dengan cara konvensional, hanya saja proses pembuatannya jauh lebih cepat. Sehingga dengan adanya mesin press jerami tersebut dapat meningkatkan produktifitasnya sebesar 9.0% bila dibandingkan dengan sistem sebelumnya.
Copyrights © 2022