Peralihan tahun dari 2023 menuju 2024 akan menunjukan kompetisi dan percikan politik Masyarakat sebagai kelompok sosial yang paling rentan tergerus dan terpecah belah akibat sikap politik yang berbeda, sehingga dibutuhkan penguatan lewat narasi kebangsaan dan edukasi politik yang berkesinambungan, dengan menjemput momentum besar pesta rakyat dalam hal pemilu serentak di tahun 2024, khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari Penulisan ini yaitu untuk melakukan konsolidasi demokrasi dan memperkuat narasi kebangsaan dalam hal ini social society perlu mencegah berbagai polarisasi dan kekacauan sosial yang timbul di tengah masyarakat, Hasil Penelitian ini yaitu Masyarakat harus menjadi elemen penting dan garda terdepan dalam memperkuat solidaritas untuk memastikan calon pemimpin ideal yang bisa memberikan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang lebih baik untuk daerah. Pemilu adalah sarana yang ditetapkan pemerintah berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum sebagai instrumen pesta demokrasi dan kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpin baik di eksekutif maupun legislatif.
Copyrights © 2022