Sangia : Jurnal Penelitian Arkeologi (Journal of Archaeology Research)
Vol. 6 No. 2: December 2022

TINGGALAN ARKEOLOGI MASA PERANG DUNIA II DI SITUS LAPANGAN UDARA BORO-BORO A/D KABUPATEN KONAWE SELATAN

Heri Nopiyanto (a:1:{s:5:"en_US"
s:21:"Universitas Halu Oleo"
})

Aswati M Aswati M (Universitas Halu Oleo)
Sasadara Hayunira (Universitas Halu Oleo)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2022

Abstract

ABSTRAK Lapangan Udara Boro-Boro A/D merupakan situs bekas lapangan udara militer yang dibangun Jepang pada masa Perang Dunia II atau Perang Pasifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis peninggalan dan fungsi dari kawasan berdasarkan sarana militer Jepang yang terdapat di situs Lapangan Udara Boro-Boro A/D. Lapangan Udara Boro-Boro A/D merupakan situs bekas lapangan udara militer yang dibangun Jepang pada masa Perang Dunia II atau Perang Pasifik. Penelitian ini menggunakan teori arkeologi keruangan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan menggunakan bentuk penalaran induktif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dicapai melalui studi pustaka, observasi atau survei lapangan, dokumentasi dan wawancara. Analisis data diterapkan dengan metode klasifikasi kemudian dilanjutkan dengan analisis kontekstual. Hasil penelitian menujukan bahwa tinggalan sarana militer Jepang di situs Lapangan Udara Boro-Boro A/D terdiri atas bangunan terowongan bawah tanah berjumlah 6 temuan, struktur bak air berjumlah 3 temuan, struktur bendungan berjumlah 1 temuan, revetmen pesawat berjumlah 3 temuan dan fitur bangunan berjumlah 1 temuan. Lapangan Udara Boro-Boro A/D  merupakan salah satu kawasan atau medan penting dan sebuah lapangan udara pengecoh untuk melindungi Lapangan Udara Kendari II yang sengaja dibangun oleh Jepang untuk mengecoh penglihatan musuh atau dari pantauan pesawat sekutu. Kata Kunci: Lapangan Udara Boro-Boro A/D, Tinggalan Arkeologi, Konawe Selatan.   ABSTRACT The Boro-Boro A/D airfield is the site of a former military air field built by Japan during World War II or the Pacific War. The research is aims to identify the types of relics and functions of the region based on Japanese military devices found at the Boro-Boro A/D air field site. This research uses the theory of mathematical space. This research is an analytic description by using an inductive form of reasoning.The data gathering in this research was accomplished through study libraries, observation or field surveys, documentation and interviews. Data analysis is implemented in classification methods and then followed with contextual analysis. The research shows that the height of Japanese military devices at the Boro-boro A/D air field site consists of 6 discoveries, waterhole structures totaling 3 discoveries, dam structures totaling 1 discoveries, and construction features 3 discoveries and 1 construction features. The Boro-boro A/D air field is one of the areas or crucial areas and an airfield diversion to protect the Kendari II air field deliberately built by the Japanese to distract an enemy's visual or an allied airliner. Keywords: Boro-Boro A/D Air field, Height of Archeological, South Konawe

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sangia

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

This scientific journal is dedicated as a periodical scientific publication in archeology which is expected to be an arena for exchanging ideas and thoughts in the field of archeology. SANGIA comes with a mission to build tradition and academic climate for the advancement of civilization and human ...