Dewasa ini, banyak muncul kesenjangan kepentingan antara pemungut pajak yang kemudian menimbulkan pertentangan diametral. Hal ini terjadi karena dari sudut pandang pembayar pajak, pajak merupakan biaya yang akan mengurangi laba atau kenikmatan yang diperolehnya. Pandangan inilah yang kemudian mendorong munculnya perencanaan pengurangan pajak yang harus dibayar dengan cara tax evasion. Berdasarkan realita tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh dari beberapa faktor terhadap hal tersebut sehingga fiskus dapat memberikan perhatian lebih pada faktor-faktor yang signifikan yang mempengaruhi dilakukannya tax evasion oleh wajib pajak.Dari hasil analisis regresi linier berganda diperoleh kesimpulan bahwa persepsi wajib pajak atas tarif pajak, keadilan sistem perpajakan, ketepatan pengalokasian pajak, teknologi informasi perpajakan, dan kecenderungan personal secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tax evasion. Selain secara parsial, lima faktor tersebut juga secara simultan mempengaruhi tax evasion.
Copyrights © 2013