SARI – Daerah penelitian merupakan volcanic terrain yang dikontrol oleh kelurusan struktur-struktur berarah relatif NWSE,SE-NW dan N-S. Stratigrafi daerah telitian disusun oleh satuan lava andesit terubah (Miosen Tengah), satuan lavaandesit (Pliosen) dan satuan endapan alluvial (Holosen – Resen). Struktur geologi berupa kekar, sesar mendatar dan sesarturun. Sesar-sesar berkembang baik pada Satuan lava andesit terubah, yaitu sesar berarah : NE – SW, SE – NW dan sesaryang relatif berarah N – S, hal ini sebagai jalur bagi fluida hidrotermal naik ke permukaan sehingga mempengaruhisebaran alterasi dan mineralisasi. Alterasi di daerah penelitian dibagi menjadi tiga zona, yaitu : zona kuarsa – serisit – pirit± klorit (tipefilik), zona kaolinit –monmorilonit –klorit –kuarsa ± pirit (tipe argilik) dan zona klorit – kalsit ± epidot ± pirit(tipe propilitik). Mineralisasi daerah penelitian terjadi pada urat kuarsa (vein hingga veinlet), breksi hydrothermal danstockwork. Terdapat tiga tekstur bijih mineralisasi, yaitu : tekstur pengisian (crustiform-colloform, cockade, breccia,triangular, comb structure, sacharoidal drusy, vuggy quartz, massive silica/quartz/chalcedonic, crystal gradation),tekstur pergantian (cross cutting) dan tekstur eksolusi (inclusion). Mineralisasi logam ditandai dengan keberadaan uratkuarsa yang mengandung mineral pembawa bijih logam Cu, Zn, Pb, Au dan Ag. Mineralisasi di daerah penelitian dibagimenjadi dua fase, fase hipogen dan fase pengkayaan supergen. Evaluasi berdasarkan karakteristik alterasi dan mineralisasidaerah penelitian merupakan tipe endapan epithermal sulfidasi rendah. Kata-kata Kunci: Stratigrafi, Struktur Geologi, alterasi hidrothermal, dan mineralisasi.
Copyrights © 2015