Sari – Formasi Kujung merupakan salah satu tujuan utama dalam eksplorasi minyak dan gas bumi padaCekungan Jawa Timur Utara, litologi penyusunnya yang berupa batugamping membuat formasi ini sangatmenarik untuk diteliti lebih lanjut mengenai karakteristiknya sebagai salah satu reservoir yang produktif didaerah ini. Lokasi penelitian berada di Lapangan “AIL” yang terdapat di sekitar daerah Cepu dan termasukkedalam Zona Randublatung. Luas area penelitian sekitar + 188 km2 . Dalam melakukan penelitianmenggunakan data-data dari PT. Pertamina EP. Data- data yang digunakan meliputi seismik 2D, data log,mudlog, dan data petrografi. Data sumur meliputi AWN-1,AWN-2, dan AWN-3 yang masing-masing sumurdilengkapi data mudlog dan data petrografi pada sumur AWN-3. Dari data- data tersebut kemudian dilakukanbeberapa analisis, yaitu analisis dengan menggunakan metode M-N, MID, statistik, dan metode sikuen stratigrafi. Penggunaan metode-metode tersebut menjadi penting mengingat tidak tersedianya data core dalammelakukan penelitian. Berdasarkan hasil analisa sikuen stratigrafi diperoleh 1 Sequence Boundary (SB), 2Flooding Surface (FS), dan 1 Maximum Flooding Surface (MFS). Masing- masing batas tersebut membatasiperubahan lingungan pengendapan, dan digunakan sebagai dasar untuk melakukan korelasi.Analisa data pada masing-masing sumur didapatkan litologi penyusun batugamping dengan 5 variasi litofasiesberupa Mudstone, Wackestone, Packstone, Grainstone dan Boundstone. Dari beberapa litofasies itu kemudian dikelompokkan dan dianalisis sehingga didapatkan hasil berupa fasies pengendapan yang terdiri dari flank, interreef dan reef core. Dari hasil penelitian ini didapatkan peta paleogeografi yang menunjukkan arah dalaman/lautberada di arah Barat Laut dan Tenggara dan ini membuktikan bahwa platform yang berkembang pada daerahtelitian adalah isolated platform.Kata kunci: Formasi Kujung , Formasi Kujng I, Litofasies, Lingkungan Pengedapan
Copyrights © 2017