Jurnal Ilmiah Geologi pangea
Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA

Geologi dan Studi Analisis Potensi Shale Gas Formasi Lower Baong Shale di Lapangan ”Mahakam”, Cekungan Sumatra Utara

Doni Satria Ardhi (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2021

Abstract

Sari - Cekungan Sumatra Utara merupakan cekungan busur belakang yang terbentuk akibat subduksiyang terjadi antara Lempeng Indian-Australian yang bergerak dibawah Lempeng Eurasia pada Kala EosenAkhir – Oligosen. Secara umum Cekungan Sumatera Utara pada bagian baratdaya berbatasan denganPegunungan Bukit Barisan yang terangkat pada Miosen Tengah, pada bagian tenggara berbatasan dengan BusurAsahan, sedangkan pada bagian timurlaut berbatasan dengan Semenanjung Malaysia, dan pada bagian utaracekungan ini terbuka kearah Laut Andaman.Terdapat formasi serpih (yang sangat tebal dan kaya akan organic matter di Formasi Lower Baongyang berumur Miosen Tengah. Mineralogi Formasi Lower Baong menunjukkan kualitas berpotensi shale gascukup baik dengan memperlihatkan batuan yang disusun oleh batuan lempung dengan mineral lempungdijumpai dalam jumlah yang cukup besar berupa smectite, illite dan kaolinit, mineral karbonat dijumpai dalamjumlah yang sedang berupa kalsit dan siderite serta terdapat oleh kuarsa, disertai sejumlah kecil feldspar,plagioklas, pyrite dengan dan tingkat kerapuhan (Brittleness Index) yang cukup rapuh hingga rapuh sebesar 0.51hingga 0.77.Formasi Lower Baong secara umum mengandung TOC cukup tinggi (0.63 - 1.4%) dengan tingkat kematangan umumnya dikategorikan sebagai mendekati matang (Tmax 426 - 437oC) dan HI=81 - 146 mg HC/g TOC dengan type kerogen II/III. Komposisi kerogen yang terkandung pada seluruh sampel umumnyamengandung 80-90% kerogen vitrinitik (terdiri dari vitrinite dan Non Fluorescence Amorphous yang berasaldari vitrinite yang terdegradasi), kerogen tipe III ini merupakan material organic pembentuk gas.Dari hasil pemodelan sejarah pematangan yang dilakukan di daerah penelitian memperlihatkan bahwapembentukan gas (gas window) berada pada kedalaman 2300 m dengan tebal 552 m pada Formasi lower Baongyang terbentuk pada sekitar 4 juta tahun yang lalu (Miosen Akhir).Perhitungan sumber daya shale gas pada Formasi Lower Baong dengan menggunakan Rumus Jarviedan Lewis, didapatkan volume 1216245135,95 acree.feet menghasilkan adsorb gas sebesar 187,23 TCF danfree gas sebesar 250,11 TCF dengan total dari adsorb gas dan free gas adalah 437,34 TCF. Kata-kata kunci: shale gas, formasi lower Baong, sumber daya

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jig

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Energy Engineering Environmental Science

Description

Jurnal Ilmiah Geologi Pangea (JIG Pangea) is an Indonesian scientific journal published by the Geological Engineering Department, Faculty of Mineral and Technology, UPN "Veteran" Yogyakarta. The journal receives Indonesian or English articles. Those articles are selected and reviewed by our ...