Jurnal Ilmiah Geologi pangea
Vol 1, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA

GEOLOGI DAN STUDI KARAKTERISTIK SESAR NAIK DAERAH PILANGREJO DAN SEKITARNYA KECAMATAN JUWANGI, KABUPATEN BOYOLALI PROVINSI JAWA TENGAH

Satrio Esti Hapsoro (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2021

Abstract

SARI - Daerah penelitian secara administrasiberada di daerah Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, KabupatenBoyolali, Provinsi Jawa Tengah.Secara geografis daerah penelitian berada pada koordinat469380 mE – 474380mE dan 9199220 mN – 9205800 mN UTM (Universal Transverse Mercator) WGS 1984 zona 49S. Luas daerahtelitian 6,6 km x 5 km dengan skala 1:20.000. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi tiga bentukanasal dan delapan bentuklahan, yaitu: a. Bentukan asal struktural terdiri atas satuan bentuklahan perbukitanhomoklin (S1), perbukitan lipatan dan sesar (S2).b. Bentukan asal denudasional terdiri atas satuan bentuklahanbukit terkikis (D1). c. Bentukan asal fluvial dengan satuan bentuklahan tubuh sungai aluvial stream (F1), tubuhsungai bedrock stream (F2), dataran limpah banjir (F3), point bar (F4) dan dataran aluvial (F5). Stratigrafidaerah penelitian berdasarkan kesatuan ciri litologi yang dominan, dapat dikelompokkan menjadi lima satuanlitostratigrafi tak resmi. Dari tua ke muda yaitu satuan napal Pelang (Oligosen Akhir-Miosen Awal), satuanbatupasir-gampingan Kerek (Miosen Tengah), satuan batulempung-gampinganKerek (Miosen Tengah-MiosenAkhir), satuan napal-lempungan Kalibeng (Miosen Akhir-Pliosen Awal), dan satuan endapan aluvial (Holosen).Struktur geologi yang berkembang di daerah telitian terdiri dari sesar naik, sesar mendatar dan lipatan yangberhubungan dengan jalur anjakan- lipatan pada back-arc basin akibat tektonik kompresi dengan tegasanberarah utara – selatan yang berlangsung pada kala Pliosen Akhir sampai Awal Plistosen. Sesar naik daerahtelitian merupakan sistem sesar anjak dengan sistem imbrikasi kedepan, dimana pengakomodasian pergeseransesar utama didistribusikan ke sesar-sesar yang lebih kecil pada bagian depan sehingga besar dan arahpergeseran menjadi konsisten. Pergeseranyang signifikan berada pada sesar Kalimati di bagian selatan sebagaisesar yang pertama kali terbentuk /paling tua. Hasil restorasi penampang seimbang penampang A-A‟ didapatkannilai pemendekan sebesar 46 %, keterakan 0,46 dan rasio kontraksi 0,54. Dari hasil uji pemodelan sandboxdiketahui bahwa sesar naik Kalimati terbentuk pada 3,09 juta tahun lalu dengan kecepatan pergerakan sesar0,0033 cm/tahun, sesar naik Sambeng terbentuk pada 2,88 juta tahun lalu dengan kecepatan pergerakan sesar0,0032 cm/tahun dan sesar Pilangrejo terbentuk pada 2,41 juta tahun lalu dengan kecepatan pergerakan sesar0,0032 cm/tahun. Kata kunci : aluvial stream, bedrock stream, point bar, sesar naik, sesar mendatar, lipatan

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jig

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Energy Engineering Environmental Science

Description

Jurnal Ilmiah Geologi Pangea (JIG Pangea) is an Indonesian scientific journal published by the Geological Engineering Department, Faculty of Mineral and Technology, UPN "Veteran" Yogyakarta. The journal receives Indonesian or English articles. Those articles are selected and reviewed by our ...