Sistem jaringan pada gedung Trans National Crime Center (TNCC) di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia belum terpusat karena masih menggunakan topologi ring dan belum adanya pengaturan management bandwidth, sehingga dapat mengurangi efisiensi dalam proses pertukaran data. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan pengaturan policy jaringan komputer. Metode yang digunakan adalah studi literatur, wawancara dengan pihak kepolisian, menganalisis system jaringan yang ada, konfigurasi router kemudian dilakukan implementasi jaringan yang telah dirancang agar dapat dilakukan testing pada konfigurasi yang telah dibuat sebelumnya. Dengan melakukan pengaturan policy jaringan akan tercipta peningkatan produktivitas karyawan dalam menggunakan internet untuk kepentingan instansi pemerintah serta stabilitas kinerjanya, karena semua aktivitas dipantau oleh pusat.
Copyrights © 2015