Propinsi Lampung merupakan daerah yang padat penduduknya, hal ini menyebabkan sangat banyak korban jika terjadi sambaran petir. Hasil analisa data petir juga menunjukan bahwa Provinsi Lampung merupakan daerah yang banyak terjadi petir. Data petir dan data demografi yang dianalisa menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk mendapatkan nilai kerawanan terhadap sambaran petir, setelah mendapatkan nilai kerawanan terhadap sambaran petir lalu dipetakan menggunakan ArcView GIS. ArcView GIS memiliki ciri khas arsitektur perangkat lunak yang dapat diperluas dan menyediakan scalable platform untuk proses-proses komputasi dan analisis-analisis yang diperlukan di dalam SIG. Metoda ini berdasarkan konsep pembobotan rata–rata atau pembobotan dengan multikriteria. Dari penelitian ini diharapkan membuahkan suatu model peta rawan sambaran petir yang akurasinya baik, sehingga dapat digunakan untuk kegiatan dalam rangka meminimalisir resiko terhadap sambaran petir. Dengan adanya peta digital rawan sambaran petir juga diharapkan menjadi acuan oleh pemerintah Propinsi Lampung dalam penataan ruang dan bangunan.
Copyrights © 2012