Secara tradisional, inspeksi visual dan kualiti control dapat dilakukan oleh manusia secara manual. Pekerjaan ini lebih lambat jika dibandingkan dengan menggunakan mesin yang berbasis komputer. Dengan mesin berbasis komputer ini inspeksi visual dan quality control dapat dilakukan secara terus menerus dengan kualitas yang sama. Salah satu mesin yang berbasis komputer adalah Sistem Visual Inspeksi Otomatis (AVIS) dimana biaya pemeliharaan lebih murah dan akurasi tinggi. Latar belakang penelitian menggambarkan pentingnya menggunakan sistem visual inspeksi otomatis. Walaupun demikian beberapa industri Accu masih belum menggunakannya karena sistem visual inspeksi otomatis terlambat diperkenalkan sehingga masih menggunakan secara tradisional. Faktor yang menghambat penggunaan sistem visual inspeksi otomatis adalah, system ini tidaklah sederhana, kurangnya fleksibilitas dasar perancangan, kurangnya metoda kajian kinerja dan kurangnya studi kasus yang menghambat pengembangan inspeksi visual otomatis.
Copyrights © 2015