Kontaminasi makanan yang disebabkan oleh mikroba dapat menyebabkan kasus foodborne disease. Pada negara berkembang, kasus foodborne disease masih terus terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pengetahuan pada siswa terkait pencegahan kontaminasi makanan. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre Eksperimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Postest. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas XII SMAN 3 Denpasar yaitu sebesar 183 responden. Analisis tingkat pengetahuan pre-test dan post-test siswa dilakukan menggunakan uji normalitas dan dilanjutkan dengan Wilcoxon Test. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai pre-test dan post-test siswa berturut-turut sebesar 6,16 ± 0,62 dan 9,29 ± 0,59 (p
Copyrights © 2021