Stres adalah bagian alami dan penting dari kehidupan, tetapi jika kuat dan berlarut-larut dapat merusak kesehatan. Selain itu, dapat menganggu akitivitas sehari-hari, salah satunya akitivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi stres, depresi, dan kecemasan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019 dan 2020 dan untuk mengetahui hubungan prestasi akademik antara mahasiswa yang mengalami stres, depresi, dan kecemasan dan tidak mengalami stres, depresi, dan kecemasan di Universitas Tarumanagara Angkatan 2019 dan 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019 dan 2020 dengan total sampel sebanyak 200 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi tingkat stres mahasiswa dalam penelitian ini sebesar 178 orang (89%). Hasil analisis chi-square didapatkan nilai p (0,120) yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dengan prestasi belajar mahasiswa.
Copyrights © 2023