Latar Belakang : Menstruasi merupakan tanda bahwa remaja putri telah memasuki masa pubertas. Salah satu masalah yang sering terjadi pada saat menstruasi yaitu nyeri haid(dismenore). Nyeri haid (dismenore) dapat mengganggu aktivitas sehari-hari terutama dapat menurunkan konsentrasi belajar. Salah satu intervensi yang bisa dilakukan untuk menurunkan nyeri haid (dismenore) adalah terapi nonfarmakologi yaitu terapi musik klasik (Mozart). Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik (Mozart) terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMA Negeri 1 Pontianak Tahun 2015. Metodologi Penelitian : penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre-experiment dengan jenis tipe one-group pretest posttest design terhadap 19 orang remaja putri di SMA Negeri 1 Pontianak yang mengalami dismneore derajat sedang sampai berat. Analisa penelitian menggunakan uji T berpasangan. Hasil : Dari analisa perubahan intensitas nyeri haid sebelum dan sesudah terapi musik klasik (Mozart) didapatkan hasil p=0,000, dimana nilai p0,05. Kesimpulan : Terapi musik klasik (Mozart) berpengaruh untuk menurunkan intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMA Negeri 1 Pontianak tahun 2015. Kata Kunci : Remaja, Nyeri Haid, Musik Klasik (Mozart)
Copyrights © 2015