Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara variabel budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap variabel kepuasan kerja dan keinginan berpindah karyawan dan apakah variabel kepuasan kerja menjadi variabel intervening antara variabel budaya organisasi dan gaya kepemimpinan dengan variabel keinginan berpindah karyawan studi kasus pada PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia di Jakarta. Sampel peneltian sebanyak 105. Penelitian bersifat deskriptif analisis dan riset kausal dengan pendekatan statistik Structural Equation Modelling (SEM) menggunakan software Lisrel. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap keinginan berpindah karyawan. Budaya organisasi berpengaruh tidak signifikan terhadap keinginan berpindah karyawan. Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap keinginan berpindah karyawan. Budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap keinginan berpindah karyawan melalui variabel intervening kepuasan kerja dan kepuasan kerja tidak signifikan menjadi variabel intervening antara gaya kepemimpinan dengan keinginan berpindah karyawan.
Copyrights © 2020