Sejumlah pakar pendidikan Islam banyak yang angkat bicara dan sekaligus menawarkan sejumlah pemikiran dan gagasan tentang pembelajaran agama Islam di era disrupsi 4.0 tersebut. Pembahasan ini sangat penting mengingat era disrupsi atau industri 4.0 ini akan menimbulkan tantangan-tantangan baru yang harus diubah menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga ledakan tersebut membawa berkah bagi setiap orang yang melakukannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan kajian kepustakaan (library research). Melalui kajian literatur ini peneliti berusaha menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, yang berlangsung saat ini atau saat yang lampau serta bersumber dari berbagai sumber yang memiliki kedalaman teori dari para ahli. Artikel ini mempelajari konsep media pembelajaran agama Islam berbasis media sosial dalam memfasilitasi peserta didik generasi-Z. Dalam pembahasan ini pertanyaannya media pembelajaran agama islam itu dalam arti teori tersendiri mengenai pengertian media pembelajaran agama islam yakni teori mengenai media pembelajaran perspektif islam. Media sosial (sering disalahtuliskan sebagai media sosial) adalah sebuah media yang berani, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Revolusi Industri merupakan perubahan besar-besaran di bidang industri yang berdampak luas pada kondisi sosial, budaya, dan ekonomi. Saat ini, dunia telah memasuki era revolusi industri 4.0, berbagai teknologi yang menjadi tanda dimulainya revolusi industri 4. 0 sudah mulai diterapkan di berbagai bidangPenelitian ini mengungkapkan media pembelajaran untuk era disrupsi adalah media pembelajaran yang berbasis teknologi dimana media pembelajaran yang tepat adalah media sosial yang notabene sangat akrab dikalangan para pelajar. penelitian ini mengungkapkan bahwa media sosial merupakan media pembelajaran agama Islam yang relavan dalam mendididk generasi-Z.
Copyrights © 2023