Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan
Vol 8, No 1: March 2023

Analysis of Factors Helping and Hindering the Process of Handling and Implementing Code Blue

Hartiningsih Hartiningsih (Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia)
Titin Andri Wihastuti (Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia.)
Suryanto Suryanto (Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
20 Mar 2023

Abstract

Cardiopulmonary arrest adalah kondisi darurat yang membutuhkan perawatan dengan sangat cepat. Dalam dunia rumah sakit, ada tim khusus yang menangani kasus ini yaitu tim code blue. Dalam implementasinya, berbagai faktor dapat membantu dan menghambat penatalaksanaan pasien henti jantung. Penelitian ini akan melihat beberapa faktor yang dapat membantu dan menghambat, serta hal-hal yang cukup penting dalam implementasi blue code. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari hasil penelitian dan penelitian sebelumnya yang masih memiliki relevansi dengan isi penelitian. Hasil penelitian ini kemudian menemukan bahwa faktor kelengkapan peralatan dan kesigapan perawat sangat penting dalam proses kegawatdaruratan seperti dalam penanganan code blue. Kemudian jumlah perawat yang kurang dan SOP yang tidak berjalan dengan baik dapat menghambat proses penanganan ini. Adapun untuk proses penanganannya, identifikasi pasien cukup penting, agar code blue bisa efektif dan meningkatkan kembalinya sirkulasi spontan (ROSC). Penerapan code blue sesuai protokol akan memberikan hasil yang efektif bagi pasien.Abstrak: Cardiopulmonary arrest adalah kondisi darurat yang membutuhkan perawatan dengan sangat cepat. Dalam dunia rumah sakit, ada tim khusus yang menangani kasus ini yaitu tim code blue. Dalam implementasinya, berbagai faktor dapat membantu dan menghambat penatalaksanaan pasien henti jantung. Penelitian ini akan melihat beberapa faktor yang dapat membantu dan menghambat, serta hal-hal yang cukup penting dalam implementasi blue code. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari hasil penelitian dan penelitian sebelumnya yang masih memiliki relevansi dengan isi penelitian. Hasil penelitian ini kemudian menemukan bahwa faktor kelengkapan peralatan dan kesigapan perawat sangat penting dalam proses kegawatdaruratan seperti dalam penanganan code blue. Kemudian jumlah perawat yang kurang dan SOP yang tidak berjalan dengan baik dapat menghambat proses penanganan ini. Adapun untuk proses penanganannya, identifikasi pasien cukup penting, agar code blue bisa efektif dan meningkatkan kembalinya sirkulasi spontan (ROSC). Penerapan code blue sesuai protokol akan memberikan hasil yang efektif bagi pasien.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jika

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan (JIKA), with registered number ISSN 2502-4825 (Print) and ISSN 2502-9495 (Online), is an international peer-reviewed journal published two times a year (June and December) by Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung. JIKA is intended to be the journal for ...