Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja dan pembagian kerja terhadap efektivitas kerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 46 orang dengan tehnik pengumpulan data melalui wawancara dan kuisioner. Hasil uji F diketahui Fhitung (0,703) < Ftabel (2,82) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,501 > 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel kemampuan kerja (X1) dan pembagian kerja (X2) secara simultan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas kerja kerja (Y). sehingga hipotesis yang menyatakan kemampuan kerja dan pembagian kerja secara simultan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap terhadap efektivitas kerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kemudian hasil uji t untuk variabel kemampuan kerja (X1) diketahui nilai thitung (-1,080) < ttabel (1,681) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,286 > 0,05 atau 5%. Dan variabel pembagian kerja (X2) diketahui nilai thitung (0,628) < ttabel (1,681) dengan tingkat signifikansi 0,534 > 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel kemampuan kerja (X1) secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas kerja (Y), sedangkan pembagian kerja (X2) secara parsial juga tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas kerja (Y). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan kemampuan kerja dan pembagian kerja secara simultan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Copyrights © 2022