Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science
Volume 6 Nomor 1 Maret 2023

Optimal Maternal-Fetal Interface Environment Affects Neonatal Viability in Preterm Preeclampsia and IUGR Pregnancy

Novi Resistantie (Bhayangkara Tk.I R. Said Sukanto Police Hospital Jakarta)
Semuel Semuel (Bhayangkara Tk.I R. Said Sukanto Police Hospital Jakarta)
Cindy Fawwaz Roviqoh (Bhayangkara Tk.I R. Said Sukanto Police Hospital Jakarta)
Taufik Ramdani (Faculty of Medicine Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)



Article Info

Publish Date
24 Mar 2023

Abstract

Objective: to report rare case of fetal viability on preterm pregnancy with preeclampsia and IUGRMethods: case reportCase: A 29-year-old woman (G1P0A0) at 29 weeks of gestation, came to the Obstetrics and Gynecology Outpatient Clinic of Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto Police Hospital Jakarta with complaints of left-sided headache since 25 weeks of gestation. After examination, the patient was diagnosed with preeclampsia with IUGR. The caesaria section was performed at 28 weeks and a baby was born with BW: 850 grams, BL: 31 cm, and an APGAR score of 5/6. No inflammatory cells were found in chorionic villi. The baby continues to live after being treated in the NICU for 30 days.Conclusion: Optimal maternal fetal interface environment secures neonatal viability.Lingkungan Antarmuka Maternal-Fetal yang Optimal Mempengaruhi Kelangsungan Hidup Neonatal pada Kehamilan Prematur dengan Preeklamsia dan IUGRAbstrak Tujuan: untuk melaporkan kasus jarang viabilitas fetus pada kehamilan preterm dengan preeklampsia dan IUGRMetode: laporan kasusKasus: Seorang perempuan berusia 29 tahun (G1P0A0) dengan usia kehamilan 29 minggu, datang ke Poliklinik Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto Jakarta mengalami pusing pada kepala sebelah kiri sejak usia kehamilan 25 minggu. Setelah pemeriksaan, pasien didiagnosa mengalami preeklamsia dengan perburukan IUGR. Operasi Seksio sesarea dilakukan pada usia kehamilan 28 minggu dan lahir seorang bayi dengan BB: 850 gram, PB: 31 cm, dan skor APGAR 5/6. Tidak ditemukan sel yang mengalami inflamasi pada vili chorionic. Bayi tetap hidup setelah dirawat di NICU selama 30 hari.Kesimpulan: Interaksi maternal fetal yang optimal menjamin viabilitas fetus.Kata kunci: Inflamasi, IUGR, Preeklamsia, Viabilitas Fetus, Preeklamsia.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

obgynia

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

OBGYNIA (Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science ) adalah jurnal dalam bidang ilmu Obstetri & Ginekologi yang diterbitkan resmi oleh Departemen Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. OBGYNIA menerbitkan artikel penelitian tentang kemajuan ilmiah, manajemen ...