Preeklamsi merupakan kumpulan gejala atau sindrom meliputi hipertensi disertai dengan gangguan organ multisistem, yang terjadi hanya pada kehamilan dengan etiologi pasti sampai saat ini masih belum diketahui. Keadaan patologi tersebut sampai saat ini masih merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dalam obstetri. Pada pergantian abad ke-19 ke abad ke-20, teori preeklamsi yang populer merupakan kontaminasi racun atau toksin selama kehamilan dan dianut oleh para ilmuwan secara luas sehingga muncul istilah toxemia gravidarum. Pada saat ini teori yang diterima secara luas adalah preeklamsi berhubungan dengan implantasi abnormal trofoblas, yang diyakini menyebabkan iskemik pada plasenta dan berdampak sistemik. Meskipun tatalaksana telah dikembangkan sesuai dengan kedokteran berbasis bukti, tetapi masih terdapat keterbatasan dalam terapi, yaitu menangani gejala dan persalinan merupakan obat terbaik untuk preeklamsi. Hipotesis dan kontribusi ilmiah sebelumnya telah memengaruhi pemahaman patofisiologi preeklamsi saat ini dan telah menyimpulkan suatu strategi untuk tatalaksana dan kriteria klasifikasinya. Memahami teori masa lalu dan mengenal etiologi serta patofisiologi preeklamsi akan berkontribusi pada tatalaksana yang lebih baik di masa depan yang lebih mengedepankan promotif dan preventif.
Copyrights © 2023