Terbatasnya ketersediaan jerami padi saat ini, maka perlu adanya media alternatif lain sebagai tempat yang baik untuk pertumbuhan jamur merang. Salah satu alternatif yang menjadi solusi adalah dengan pemanfaatan limbah pertanian. penelitian ini bertujuan untukĀ memperoleh komposisi media penambahan limbah kardus dan serbuk gergaji yang optimal terhadap pertumbuhan dan hasil jamur merang (Volvariella volvaceae). Penelitian dilaksanakan di Desa Pasirmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang pada bulan Mei sampai Juli 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Terdapat 9 perlakuan, yaitu A (Kontrol), B (serbuk gergaji 25%), C (serbuk gergaji 50%), D (serbuk gergaji 75%), E (serbuk gergaji 100%), F (limbah kardus 25%), G (limbah kardus 50%), H (limbah kardus 75%), I (limbah kardus 100%) dengan masing-masing empat kali pengulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah bobot bersih, bobot kotor, bobot total, intensitas panen, diameter, dan panjang badan buah. Pengaruh perlakuan dianalisis dengan analisis ragam faktor tunggal dan apabila terdapat signifikansi pada uji f taraf 5%, maka untuk mengetahui perlakuan yang terbaik dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara subtitusi media tumbuh jerami dengan limbah kardus dans serbuk gergaji pada beberapa parameter pengamatan yaitu diameter, bobot kotor, bobot bersih, berat total dan intensitas panen. Perlakuan H (limbah kardus 75%) memberikan hasil tertinggi pada diameter badan buah yaitu 2,64 mm, bobot kotor 7,05g, bobot bersih 6,89g, berat total 154,70g, intensitas panen 13,66 kali.
Copyrights © 2023