Cermin Dunia Kedokteran
Vol. 45 No. 10 (2018): Muskuloskeletal

The Role of Vitamin E in Peyronie’s Disease

Ricky Suritno (St. Vincentius General Hospital, Singkawang, West Borneo, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2018

Abstract

Peyronie’s disease (PD) is a disorder of tunica albuginea of corpus cavernosum characterized by the formation of plaque and fibrosis. Oral therapy is a promising non-operative modality. Vitamin E as a well-known antioxidant, is the oldest substance used since 1948 to treat Peyronie’s disease. The mechanism is to inhibit the production of inflammatory reactive oxygen species (ROS). There is still controversy over the effectiveness of vitamin E in Peyronie’s disease management. Penyakit Peyronie merupakan gangguan jaringan ikat tunica albuginea dari corpus cavernosum yang mempunyai karakteristik pembentukan plak dan fibrosis. Terapi oral merupakan modalitas terapi non operatif yang menjanjikan. Vitamin E sebagai antioksidan yang sudah banyak dikenal, merupakan terapi tertua sejak tahun 1948. Mekanismenya adalah untuk menghambat produksi reactive oxygen species (ROS). Sampai saat ini efektivitas vitamin E dalam penanganan penyakit Peyronie masih kontroversial.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...