Cermin Dunia Kedokteran
Vol 45 No 7 (2018): Onkologi

Peran Procalcitonin sebagai Marker Infeksi

Juliani Dewi (Laboratorium Rampal Diagnostika, Malang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2018

Abstract

Diagnosis infeksi bakteri dapat terlambat bila menunggu hasil kultur mikrobiologi. Marker-marker seperti jumlah leukosit dan CRP, masih belum memastikan banyak kasus infeksi, bahkan sepsis. Procalcitonin menjadi marker infeksi yang cukup menjanjikan. Kadar procalcitonin efektif untuk pedoman diagnosis, prediksi penyakit, dan efikasi terapi pada berbagai populasi, termasuk bayi, dewasa, dan lanjut usia dengan berbagai lokasi infeksi. Kadar procalcitonin dapat menjadi dasar pemberian dan menilai efikasi terapi antibiotik.   Delayed bacterial infection diagnosis may be caused by delayed microbiology culture results. Infection markers, like leucocyte count and CRP, did not meet the expectations, even in sepsis cases. An ideal biomarker can determine bacterial or non bacterial inflammation as early as possible, and provide information on clinical conditions and prognosis. Procalcitonin can be a promising infection marker, and as a basis for evaluation of antibiotics efficacy.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...