Sari – Secara geografis daerah penelitian terletak pada koordinat koordinat UTM X= 496500-501500, dan Y=9191000-9186000. Secara administratif daerah penelitian masuk ke dalam wilayah Kecamatan Gesi, KabupatenSragen, Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian dilakukan dengan pemetaan geologi dan analisa studiomaupun laboratorium, untuk mendapatkan informasi umum geologi berupa keadaan geomorfologi, polapengaliran, struktur geologi dan stratigrafinya. Geomorfologi pada daerah penelitian terbagi menjadi 7 satuanbentuk lahan antara lain satuan bentuk lahan perbukitan homoklin, lereng homoklin, lembah homoklin, tubuhsungai, gosong sungai, bukit sisa, dataran denudasi. Sedangkan pola pengaliran yang berkembang yaitu,dendritik, subdendritik, paralel, dan subparalel. Secara stratigrafi dibagi menjadi 6 satuan batuan dari tua kemuda yaitu satuan napal Kalibeng, satuan breksi Banyak, satuan batugamping Klitik, satuan batulempungkarbonatanPucangan, dan satuan batupasir Kabuh serta endapan aluvial. Struktur geologi yang berkembangdimulai pada Kala Pliosen hingga Plistosen dengan antiklin menunjam Tanggan berarah barat-timur, kemudiandiikuti dengan sesar naik Tanggan, dan diakhiri sesar mendatar kanan Jatitengah berarah baratlaut-tenggara,sesar mendatar kiri Tanggan berarah timurlaut-baratdaya, dan kekar. Satuan batupasir Kabuh yang tersusun oleh batupasir, tuf, konglomerat, dan batulempung terendapkan padalingkungan darat dan memiliki struktur sedimen khas pada litologi batupasir berupa silangsiur, yang dapatmemberikan informasi vektor dari arah arus purba, sehingga dapat memberikan gambaran untuk mengetahuibentukkan sungai berkelok. Kumpulan titik lokasi pengamatan, analisa profil dan deskripsi litologi memberigambaran tentang kumpulan litofasies yang kemudian membentuk elemen arsitektural yang berkembangdiantaranya channel, lateral accretion, overbank fines, crevasse-splay, dan gravel bar.Kata-kata kunci : Satuan batupasir Kabuh, litofasies, dan elemen arsitektural
Copyrights © 2019