Banjar Adat merupakan bentuk organisasi paling tua yang dapat dilihat strukturnya dewasa ini, namun keberadaannya semakin tidak poluler akibat kemajuan ipteks serta arus westernisasi dan modernisasi digital yang sulit dibendung. Organisasi banjar adat merupakan penerapan nilai-nilai ajaran dalam kitab arthasastra sehigga bertahan kendati perkembangannya lamban, namun dengan adanya unsur moderasi beragama didalam aspek pengelolaan perubahan banjar adat sesuai kondisi saat ini diharapkan mampu menjawab tantangan arus global yang dahsyat. Peran akademisi menjadi sangat penting, dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi diharapkan mampu menyelamatkan desa adat melalui modifikasi yang luwes dan diterima oleh generasi era digital yang secara pasti hadir mengelola perubahan.
Copyrights © 2022