Dalam pelaksanan proyek tidak dipungkiri adanya hambatan- hambatan dalam pelaksanaan proyek seperti pengaruh cuaca, perubahan desain, maupun keterlambatan suplai material. Apabila hal ini terjadi maka pihak kontraktor harus meiliki cara untuk menghadapi situasi ini salah satunya dengan penambahan jam kerja yang bertujuan untuk percepatan pelaksanaan pekerjaan. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Time Cost Trade Off atau pertukaran waktu dan biaya. Alternatif percepatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penambahan jam kerja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui waktu yang dapat dipersingkat serta biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menambahkan jam kerja 3 jam pada pekerjaan kritis, pekerjaan dapat dilakukan selama 159 hari mengahsilkan efesiensi waktu 44 hari. Biaya adalah sebesar Rp 806.088.888,406 dari biaya normal sebesar Rp 701.471.381,330 dengan cost slope sebesar Rp 104.617.507,076. Persentase cost slope dengan biaya total proyek adalah 5,96 % dimana total biaya keseluruhan proyek adalah Rp 1.754.274.213.38. Cost slope merupakan konsekuensi yang harus disepakati pihak kontraktor.
Copyrights © 2022